Mengenal Carpal Tunnel Syndrome yang Sering Dialami Ibu Hamil

Momuung.com – Selama kehamilan, terutama di trimester kedua dan ketiga, tubuh Mommy mengalami banyak perubahan. Salah satunya adalah peningkatan cairan tubuh yang bisa menyebabkan pembengkakan di beberapa bagian, termasuk tangan dan pergelangan.
Kondisi ini kadang membuat Mommy merasa kesemutan, mati rasa, atau nyeri di tangan. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai Carpal Tunnel Syndrome (CTS), yaitu kondisi ketika saraf di pergelangan tangan (saraf medianus) mendapat tekanan.
Walaupun terasa mengganggu, CTS pada kehamilan umumnya tidak berbahaya dan sering kali bersifat sementara. Banyak Mommy akan merasakan perbaikan setelah melahirkan. Tapi tetap penting untuk mengenali gejalanya sejak awal supaya bisa ditangani dengan lebih nyaman.
DAFTAR ISI
Kenapa Tangan Bisa Kesemutan Saat Hamil?
Kesemutan atau rasa seperti tertusuk jarum di tangan saat hamil biasanya terjadi karena tekanan pada saraf medianus di pergelangan tangan.
Beberapa penyebab utamanya antara lain:
- Penumpukan cairan tubuh (retensi cairan)
Saat hamil, tubuh menyimpan lebih banyak cairan untuk mendukung kehamilan. Cairan ini bisa menekan jaringan di pergelangan tangan. - Perubahan hormon
Hormon seperti progesteron membuat jaringan tubuh menjadi lebih longgar, sehingga ruang di area pergelangan menjadi lebih sempit dan mudah menekan saraf. - Penambahan berat badan
Berat badan yang meningkat juga bisa menambah tekanan pada pergelangan tangan.
Kombinasi ketiga hal ini membuat saraf lebih mudah tertekan, terutama saat trimester akhir kehamilan.
Seperti Apa Gejala CTS Saat Hamil?
Setiap Mommy bisa merasakan gejala yang berbeda, tapi yang paling umum adalah:
- Kesemutan atau rasa seperti ditusuk jarum di ibu jari, telunjuk, dan jari tengah
- Rasa nyeri yang bisa menjalar sampai lengan bawah
- Sensasi seperti terbakar di area tangan
- Tangan terasa lemah, jadi lebih sulit menggenggam atau mengangkat benda
- Gejala sering muncul di malam hari dan bisa mengganggu tidur
Walaupun biasanya tidak berbahaya, gejala ini tetap bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Jadi penting untuk tidak diabaikan.
Apakah CTS Saat Hamil Bisa Sembuh?
Kabar baiknya, CTS pada ibu hamil biasanya akan membaik dengan sendirinya setelah melahirkan.
Hal ini terjadi karena:
- Cairan tubuh mulai berkurang setelah melahirkan
- Tekanan pada saraf ikut berkurang
- Perubahan hormon kembali stabil
Menurut laporan dari The Rheumatologist, sekitar 85 persen ibu mengalami perbaikan gejala dalam waktu 6 minggu hingga 3 bulan setelah melahirkan.
Namun, setiap tubuh Mommy berbeda. Ada yang pulih lebih cepat, ada juga yang butuh waktu lebih lama. Jika gejala tidak membaik atau justru semakin berat, sebaiknya konsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Cara Sederhana Meredakan CTS Saat Hamil
Ada beberapa cara ringan yang bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman:
- Gunakan wrist splint (penyangga pergelangan tangan)
Membantu menjaga posisi tangan tetap netral, terutama saat tidur. - Kompres dingin
Tempelkan es yang dibungkus kain selama 10 sampai 15 menit untuk mengurangi bengkak. - Terapi air hangat dan dingin bergantian
Membantu melancarkan aliran darah dan meredakan nyeri. - Atur posisi tidur
Usahakan tangan tidak tertindih dan bisa ditopang dengan bantal. - Kurangi gerakan berulang
Seperti mengetik atau menggenggam terlalu lama tanpa istirahat.
Nutrisi yang Membantu Kesehatan Saraf Mommy
Selain perawatan fisik, nutrisi juga punya peran penting untuk membantu kesehatan saraf dan mengurangi keluhan CTS.
1. Vitamin B6
Membantu menjaga fungsi saraf tetap sehat. Bisa didapat dari:
- Pisang
- Kentang
- Ayam
- Ikan seperti salmon
- Kacang-kacangan
2. Magnesium
Membantu relaksasi otot dan mengurangi kram. Sumbernya:
- Bayam
- Almond
- Biji labu
- Gandum utuh
3. Protein
Membantu perbaikan jaringan tubuh. Bisa dari:
- Telur
- Ayam
- Ikan
- Tempe dan tahu
4. Kalsium dan Vitamin D
Mendukung kekuatan tulang dan otot. Sumbernya:
- Susu dan olahannya
- Ikan berlemak
- Telur
Dukungan Nutrisi Tambahan untuk Ibu Hamil
Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian selama kehamilan, Mommy juga bisa melengkapi asupan dengan susu kehamilan seperti Susu Mylkflow Mom Uung.
Susu ini mengandung protein, kalsium, vitamin, dan asam folat yang membantu mendukung kebutuhan tubuh selama kehamilan, termasuk menjaga kesehatan saraf dan membantu tubuh tetap bertenaga menjelang persalinan.
Kesimpulan
CTS saat hamil memang bisa terasa mengganggu, terutama saat muncul kesemutan atau nyeri di tangan. Tapi kondisi ini umumnya bersifat sementara dan bisa membaik setelah melahirkan.
Yang paling penting, Mommy perlu lebih peka dengan sinyal tubuh, menjaga istirahat, mengatur aktivitas, dan memastikan asupan nutrisi tetap terpenuhi.
Kalau gejalanya terasa semakin berat, jangan ragu untuk konsultasi ke tenaga medis agar mendapat penanganan yang tepat.
Artikel Terkait
Mommin
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.









